, ,

Tertibkan Pajak Kendaraan, Pemerintah Kota Sukabumi Gelar Operasi Gabungan

oleh -472 Dilihat

Gencar Patroli Pajak di Sukabumi, 37 Ribu Kendaraan Masih “Nunggak”!

Sukabumi- Pemerintah Kota Sukabumi kembali menunjukkan taringnya dalam Tertibkan para wajib pajak kendaraan bermotor yang menunggak. Melalui operasi gabungan yang dipusatkan di Jalan Otto Iskandar Dinata, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar beserta jajaran berupaya mengatasi celah pendapatan daerah dan mengingatkan masyarakat akan pentingnya kontribusi mereka.

Tertibkan Pajak Kendaraan, Pemerintah Kota Sukabumi Gelar Operasi Gabungan
Tertibkan Pajak Kendaraan, Pemerintah Kota Sukabumi Gelar Operasi Gabungan

Baca Juga : Sengketa Lahan Warisan Berujung Pembunuhan Kakak Tiri Divonis 10 Tahun Penjara

Operasi yang melibatkan Polres Sukabumi Kota, Jasa Raharja, TNI, dan Pemkot ini bukan sekedar razia biasa. Ini adalah aksi nyata sekaligus bentuk sosialisasi langsung mengenai Program Pemutihan Pajak yang sedang berlangsung—sebuah kesempatan emas yang disebut-sebut sebagai yang terluas dalam hal pengampunan.

Kesempatan Langka: Semua Tunggakan Dianggap “Lunas”

Apa yang membuat program kali ini begitu istimewa? Iwan Juanda, Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kota Sukabumi, dengan tegas menyatakan bahwa ini bukan pemutihan biasa.

“Program pemutihan sebelumnya biasanya hanya membebaskan denda, atau sebagian pokok tunggakan. Namun, kali ini sangat luar biasa. Semua tunggakan pajak, baik pokok maupun denda, dihapuskan sama sekali,” jelas Iwan.

Dengan kata lain, bagi pemilik kendaraan yang telah menunggak pajak selama bertahun-tahun, semua “dosa” masa lalunya diampuni. Syaratnya sangat sederhana: wajib pajak hanya perlu membayar kewajiban pajak untuk satu tahun ke depan.

“Bayangkan, Anda bisa mengatur ulang catatan pajak kendaraan Anda yang semrawut menjadi bersih, hanya dengan membayar untuk tahun depan. Ini adalah angin segar bagi masyarakat,” tambah Iwan.

Fakta yang Mengkhawatirkan: 30% Kendaraan Masih Menunggak

Di balik gencarnya operasi ini, tersimpan data yang cukup mencengangkan. Dari total 123 ribu lebih kendaraan bermotor yang terdaftar di Kota Sukabumi, hanya sekitar 70% yang secara disiplin membayar pajak tepat waktu.

Angka ini mengungkap sebuah realitas: masih ada sekitar 37 ribu kendaraan—atau setara dengan 30%—yang status pajaknya “nunggak”. Nilai tunggakan ini bukanlah angka main-main dan berpotensi menghambat aliran dana untuk pembangunan yang menyentuh langsung kepentingan publik.

“Tujuan utama kami dua hal: meminimalisir angka tunggakan dan mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan. Keduanya sangat vital untuk kelancaran pembangunan di Sukabumi,” papar Iwan.

Dukungan Penuh dan Imbauan untuk Segera Bertindak

Tertibkan Program pemutihan ini juga mendapat dukungan penuh dari mitra strategis. Jasa Raharja disebut telah menghapuskan denda administrasinya hingga akhir September lalu, sehingga semakin mempermudah masyarakat. Operasi gabungan pengecekan STNK ini akan terus bergulir hingga pertengahan Oktober 2025 di berbagai titik strategis kota, memberikan kesempatan sekaligus peringatan.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, turut angkat bicara dan mendorong partisipasi aktif warganya. Ia menekankan bahwa membayar pajak bukanlah sekadar kewajiban, melainkan investasi bersama untuk kemajuan kota.

“Saya imbau seluruh warga untuk segera menyelesaikan kewajiban pajaknya tepat waktu. Bagi Anda yang masih menggunakan kendaraan dengan plat luar daerah, segera lakukan mutasi ke Sukabumi,” imbau Wali Kota.

Ayep Zaki juga mengingatkan tentang siklus positif dari kepatuhan pajak. “Setiap rupiah yang kita bayarkan akan kembali lagi ke tengah masyarakat. Dana itu diwujudkan dalam bentuk perbaikan jalan, fasilitas kesehatan yang lebih baik, sekolah yang layak, dan berbagai program pembangunan lainnya yang kita rasakan bersama. Kepatuhan pajak adalah nadi dari pembangunan daerah kita,” pungkasnya tegas.

Jadi, jangan sampai menunggu tilang di jalanan. Manfaatkan kesempatan pemutihan yang “sekali seumur hidup” ini, lunasi kewajiban Anda, dan turut serta membangun Sukabumi dari hal yang paling mendasar.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.