Kontainer Raksasa Nyangkut di Pohon, Lalu Lintas Parungkuda-Pakuwou Sukabumi Macet Total!
Sukabumi- Hari ini, arus lalu lintas di ruas jalan Parungkuda-Pakuwon, tepatnya di pertigaan Angkrong, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, lumpuh total setelah sebuah kontainer berukuran 40 feet tersangkut di pohon dan menutup seluruh badan jalan. Kejadian ini memicu kemacetan panjang dan membuat pengendara frustrasi, terpaksa mencari jalur alternatif untuk melanjutkan perjalanan.

Baca Juga : TP PKK Sukabumi Galakkan Edukasi Cegah Pernikahan Dini & Narkoba di Kalangan Remaja
Macet Parah, Kendaraan Mengular hingga Kilometer
Menurut pantauan di lokasi pada pukul 06.00 WIB, antrean kendaraan mengular dari arah Pakuwon menuju Parungkuda. Sementara dari arah sebaliknya, truk-truk besar terpaksa berhenti karena tidak bisa melintas. Pengendara motor dan mobil pun kebingungan, terpaksa memutar arah atau menunggu berjam-jam di tengah cuaca yang semakin panas.
“Jalan langsung tertutup total. Kendaraan dari dua arah sama sekali nggak bisa lewat. Saya sudah dari tadi di sini, nggak maju-maju,” keluh Asep, seorang pengendara motor yang terjebak di lokasi kejadian.
Kontainer Terperosok & Nyangkut di Pohon Mahoni
Berdasarkan informasi dari warga setempat, insiden ini terjadi ketika kontainer dari arah Jalan Angkrong mencoba berbelok menuju Parungkuda. Saat melewati pertigaan yang sempit, roda belakang sebelah kanan kontainer terperosok ke dalam saluran air. Tak hanya itu, bagian depan sebelah kiri kontainer juga tersangkut di pohon mahoni yang tumbuh di pinggir jalan.
Akibatnya, kontainer terjepit dalam posisi miring dan tidak bisa bergerak maju maupun mundur. Upaya sopir untuk melepaskan kendaraan justru membuat situasi semakin kacau, karena badan kontainer yang besar benar-benar memblokir jalan.
Lokasi Rawan: Sudah Beberapa Kali Terjadi
Warga sekitar mengaku bahwa kejadian serupa sudah beberapa kali terjadi di lokasi yang sama. Erwin, salah seorang warga, menyalahkan kondisi jalan yang tidak memadai untuk kendaraan sebesar kontainer.
“Kontainer besar lewat sini sering nyangkut atau terperosok. Jalannya sempit, konstruksinya juga nggak kuat menahan beban kendaraan seberat itu. Harusnya ada penyesuaian atau larangan untuk truk besar lewat sini,” tegasnya.
Warga Turun Tangan Atur Lalu Lintas
Melihat kemacetan yang semakin parah, sejumlah warga turun tangan membantu mengatur lalu lintas. Mereka berusaha mengarahkan pengendara motor untuk mengambil jalur alternatif agar antrean tidak semakin panjang. Namun, bagi kendaraan besar seperti truk dan bus, tidak ada pilihan selain menunggu proses evakuasi selesai.
Proses Evakuasi Dilakukan dengan Derek
Kanit Lantas Polsek Parungkuda, Aipda April Lidianton, mengonfirmasi bahwa proses evakuasi sedang berlangsung. Tim gabungan dari kepolisian dan pihak swasta telah mendatangkan dua unit derek untuk mengangkat kontainer yang terjebak.
“Kami sedang berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat evakuasi. Mohon pengendara bersabar dan mencari jalur lain sementara waktu,” ujarnya.
Pelajaran Penting: Perlunya Evaluasi Rute Truk Kontainer
Kejadian ini kembali mempertanyakan kesiapan infrastruktur jalan di wilayah tersebut. Dengan frekuensi insiden serupa yang terus berulang, warga berharap pemerintah setempat segera mengevaluasi rute truk-truk besar atau memperlebar jalan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
Sementara itu, pengendara yang melintas diharapkan tetap waspada dan memantau informasi terbaru terkait pembukaan jalan. Proses evakuasi diperkirakan masih memakan waktu beberapa jam sebelum lalu lintas kembali normal.






